1.login ke blogger
2.imput email dan kata sandi
3.tampil setelah login
4.tombol yang di klik untuk membuat postingan
5.tampilan saat menulis postingan
6.tombol yg digunakan saat mempublikasikan
7.tampilan blok setelah di publikasikan
Selasa, 31 Maret 2020
Selasa, 24 Maret 2020
Corona virus
TENTANG NOVEL CORONAVIRUS (NCOV)
coronavirus###
1. Virus corona merupakan virus jenis apa, penularan melalui apa?
- Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai
berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SAR
- Penularannya dari hewan ke manusia (zoonosis) dan penularan dari manusia ke manusiasangat terbatas.
- Untuk 2019-nCoV masih belum jelas bagaimana penularannya, diduga dari hewan ke
manusia karena kasus-kasus yang muncul di Wuhan semuanya mempunyai riwayat kontakdenganp hewan Huanan
2. Seperti apa tanda-tanda virus ini, gejalanya?
- Gejalanya demam >380
C, batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di RS.
Gejala ini diperberat jika penderita adalah usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta
lainnya, seperti penyakit paru obstruktif menahun atau penyakit jantung.
3. Bagaimana mengantisipasi penularan virus corona?
- Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di pintu masuk negara, baik di
bandara, pelabuhan maupun lintas batas darat negara.
- Di pintu masuk negara terutama yang ada akses langsung dengan Wuhan atau Cina,
mengaktifkan penggunaan thermal scanner sebagai deteksi awal gejala demam pada
pelaku perjalanan yang masuk. Jika ada yang “tertangkap” dengan alat ini maka
dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan jika perlu dirujuk ke RS rujukan untuk perawatanlebih lanjut.
4. Dampak yang ditimbulkan akibat virus corona?
- Untuk 2019-nCoV, dari kasus-kasus yang ditemukan saat ini, dampaknya tidak terlalu
besar dan angka kematiannya kecil (hingga tanggal 19 Januari 2020 terjadi 2 kematian
dari 198 kasus yang dilaporkan di Wuhan). Hingga saat ini WHO belum memberlakukan
travel restriction untuk Wuhan. Namun demikian tetap harus diwaspadai karena sumber
penularan dan perkembangan virus ini masih belum jelas
- Berbeda dengan MERS dan SARS yang juga disebabkan oleh corona virus, dimana kedua
penyakit ini mempunyai dampak yang sangat besar baik dalam sektor kesehatan
maupun sosial ekonomi dunia.
5. Apakah sudah ada laporan terkait virus corona di indonesia?
Hingga saat ini belum ada laporan terkait virus corona di Indonesia.
6. Bagaimana Kesiap-siagaan Indonesia dalam antisipasi virus ini?
- Kemenkes telah menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi dan
Kab/Kota, RS Rujukan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Balai Teknik Kesehatan
Lingkungan (BTKL) untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam
mengahdapi kemungkinan masuknya penyakit ini
- Bandara2 di seluruh Indonesia terutama yang mempunyai penerbangan langsung dari
Cina, meningkatkan kewaspadaan diantaranya dengan mengaktifkan thermal scanner,
memberikan health alert card dan KIE pada penumpang
coronavirus###
1. Virus corona merupakan virus jenis apa, penularan melalui apa?
- Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai
berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SAR
- Penularannya dari hewan ke manusia (zoonosis) dan penularan dari manusia ke manusiasangat terbatas.
- Untuk 2019-nCoV masih belum jelas bagaimana penularannya, diduga dari hewan ke
manusia karena kasus-kasus yang muncul di Wuhan semuanya mempunyai riwayat kontakdenganp hewan Huanan
2. Seperti apa tanda-tanda virus ini, gejalanya?
- Gejalanya demam >380
C, batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di RS.
Gejala ini diperberat jika penderita adalah usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta
lainnya, seperti penyakit paru obstruktif menahun atau penyakit jantung.
3. Bagaimana mengantisipasi penularan virus corona?
- Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di pintu masuk negara, baik di
bandara, pelabuhan maupun lintas batas darat negara.
- Di pintu masuk negara terutama yang ada akses langsung dengan Wuhan atau Cina,
mengaktifkan penggunaan thermal scanner sebagai deteksi awal gejala demam pada
pelaku perjalanan yang masuk. Jika ada yang “tertangkap” dengan alat ini maka
dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan jika perlu dirujuk ke RS rujukan untuk perawatanlebih lanjut.
4. Dampak yang ditimbulkan akibat virus corona?
- Untuk 2019-nCoV, dari kasus-kasus yang ditemukan saat ini, dampaknya tidak terlalu
besar dan angka kematiannya kecil (hingga tanggal 19 Januari 2020 terjadi 2 kematian
dari 198 kasus yang dilaporkan di Wuhan). Hingga saat ini WHO belum memberlakukan
travel restriction untuk Wuhan. Namun demikian tetap harus diwaspadai karena sumber
penularan dan perkembangan virus ini masih belum jelas
- Berbeda dengan MERS dan SARS yang juga disebabkan oleh corona virus, dimana kedua
penyakit ini mempunyai dampak yang sangat besar baik dalam sektor kesehatan
maupun sosial ekonomi dunia.
5. Apakah sudah ada laporan terkait virus corona di indonesia?
Hingga saat ini belum ada laporan terkait virus corona di Indonesia.
6. Bagaimana Kesiap-siagaan Indonesia dalam antisipasi virus ini?
- Kemenkes telah menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi dan
Kab/Kota, RS Rujukan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Balai Teknik Kesehatan
Lingkungan (BTKL) untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam
mengahdapi kemungkinan masuknya penyakit ini
- Bandara2 di seluruh Indonesia terutama yang mempunyai penerbangan langsung dari
Cina, meningkatkan kewaspadaan diantaranya dengan mengaktifkan thermal scanner,
memberikan health alert card dan KIE pada penumpang
Langganan:
Postingan (Atom)






